MAKALAH REVIEW JURNAL PERBANKAN SYARIAH_finika



REVIEW  JURNAL TENTANG  IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM DUNIA
  PERBANKAN SYARIAH          

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Managemen
Dosen Pengampu : Noor Azizah, M. Kom.
Image result for logo unisnu

Disusun Oleh  :

                        Mudrikah                               (161420000104)
                        Aukhiya Ulumudin               (161420000082)
                        M. Kava Kasyifa R.              (161420000065)
                       



PROGAM STUDI PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM
UNIVERSITAS ISLAM NAHDLATUL ULAMA’ JEPARA
TAHUN 2018
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr Wb

Puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT.Karena berkat rahmatNya penyusun bisa menyelesaikan makalah review jurnal dengan tema  “Implementasi Sistem Informasi Manajemen Dalam Perbankan Syariah”.Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Sistem Managemen Informasi.
Penyusun ucapkan terimakasih kepada dosen pengampu, ibu Noor Azizah yang telah memberikan pengarahan berkenaan dengan pembuatan makalah ini,serta  mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaiakan tepat pada waktunya.  Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membantu  sangat penyusun  harapkan demi sempurnanya makalah ini.
Semoga  makalah ini memberikan informasi bagi mahasiswa dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

Wassalamualaikum Wr Wb


                                                                        Jepara, 27 Maret 2018


                                                                                      Penyusun

DAFTAR ISI

Halaman Judul ..............................................................................................i
Kata Pengantar ........................................................................................... ii
Daftar Isi..................................................,....................................................iii
Bab I Pendahuluan....................................................................................... 1
1.1  Latar Belakang............................................................................... 1
1.2  Tujuan Makalah ............................................................................ 2
Bab II Landasan Teori ................................................................................ 3
          2.1 Definisi Sistem Informasi Manajemen..........................................  3
         2.2 Manfaat Sistem Informasi Manajemen............................................3
         2.3 Tujuan Sistem Informasi Manajemen..............................................5
         2.4 Contoh Sistem Informasi Manajemen.............................................5
         2.5  Definisi Perbankan Syariah.............................................................6
Bab III Review Jurnal .................................................................................7
    3.1 Jurnal Pertama................................................................................. 7
         3.2  Jurnal Kedua..................................................................................10           
         3.3  Jurnal ketiga ..................................................................................13
Bab IV Penutup..........................................................................................  17
          4.1 Kesimpulan ..................................................................................  17
Daftar Pustaka ............................................................................................ 18


BAB I
 PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang

Semakin majunya teknologi di dunia transaksi perbankan pun mulai mengunakan teknologi berbasis komputer untuk mempermudah transaksi dengan nasabah, yang tadinya melayani nasabah dengan harus bertemu atau nasabah datang ke cabang2 bank yang disediakan oleh bank yang dia gunakan untuk menabung/infertasi menjadi lebih mudah karena bank mulai mengunakan teknoligi berbasis komputer dan sekarang sudah bisa mengakses lewat internet bahkan dengan mobile “HP” dengan SMS sudah banyak diterapkan bank. Dalam dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa seperti: Adanya transaksi berupa Transfer uang via mobile maupun via teller, adanya ATM (Auto Teller Machine) pengambilan uang secara cash secara 24 jam.  Penggunaan Database di bank – bank. Sinkronisasi data – data pada Kantor Cabang dengan Kantor Pusat Bank. Pada dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa. Seperti halnya pelayanan electronic transaction (e-banking) melalui ATM, phone banking dan Internet Banking misalnya, merupakan bentuk-bentuk baru dari pelayanan bank yang mengubah pelayanan transaksi manual menjadi pelayanan transaksi yang berdasarkan teknologi.
Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu menstransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan. Tujuan dari sistem informasi itu sendiri adalah untuk menyediakan informasi untuk membantu pengambilan keputusan manajemen, untuk membantu petugas didalam melaksanakan operasi perusahaan dari hari ke hari dan menyediakan informasi yang layak untuk pemakai pihak luar perusahaan. Perbankan merupakan salah satu industri yang membutuhkan dukungan dan peranan teknologi informasi, mulai dari melakukan pekerjaan sehari – hari misalnya input data pembukaan rekening tabungan yang dilakukan oleh customer service, transaksi yang dilakukan oleh nasabah baik secara elektronik (ATM) maupun internet (internet banking) sampai dengan melakukan penetrasi

1.3Tujuan Makalah

Dari pemaparan latar belakang masalah diatas,  maka tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui dan memahami  sistem informasi manajemen yang digunakan oleh perbankan Syariah Indonesia, Serta memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi Manajemen.









BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Definisi Sisitem Informasi Manajemen
            Sistem merupakan sekumpulan hal atau kegiatan atau elemen atau subsistem yang saling bekerja sama atau yang dihubungkan dengan cara-cara tertentu sehingga membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan.Informasi merupakan hasil dari pengelolaan data sehingga menjadi bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu juga atau secara tidak langsung pada saat mendatang.Manajemen merupakan proses memanfaatkan berbagai sumber daya yang telah tersedia untuk mencapai tujuan. Jadi dari pembahasan di atas maka sistem informasi managemen merupakan sekumpulan subsistem yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama dan membentuk satu kesatuan, saling berinteraksi dan bekerja sama antara bagian satu dengan bagian yang lainnya dengan cara-cara tertentu untuk melakukan fungsi pengelolahan data, menerima masukan (input) berupa data-data, kemudian mengolahnya (processing), dan menghasilkan keluaran (output) berupa informasi sebagai dasar bagi pengambilan keputusan yang berguna dan mempunyai nilai nyata yang dapat dirasakan akibatnya baik pada saat itu maupun di masa mendatang, mendukung kegiatan operasional, menejerial, dan strategis organisasi, dengan memanfaatkan berbagai sunber daya yang ada dan tersedia bagi fungsi tersebut guna mencapai tujuan.
2.2  Manfaat Sistem Informasi Manajemen
  Manfaat dari sistem informasi manajemen agar informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi manajemen, maka analisa sistem harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi yang dibutuhkannya, yaitu dengan mengetahui kegiatan-kegiatan untuk masing-masing tingkat (level) manajemen dan tipe keputusan yang diambilnya. Berdasarkan pada pengertian-pengertian di atas, maka terlihat bahwa tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen adalah agar organisasi memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang meyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan yang strategis.
Beberapa kegunaanatau manfaat dari sistem informasi sebagai berikut:
1)      Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya perantara sistem informasi.
2)      Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3)      Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
4)      Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan   pendukung sistem informasi.
5)      Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
6)      Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
7)      Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan sistem yaitu:
a. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.
b. Dalam perbankan menggunakan sistem informasi untuk 
    mengolah cek- cek nasabah dan membuat berbagai laporan
    rekening koran dan transaksi yang terjadi.

2.3  Tujuan Sistem Informasi Manajemen

a. Untuk menyediakan suatu informasi dalam pengambilan suatu keputusan.
b. Untuk menyediakan suatu informasi yang digunakan didalam suatu perencanaan, pengendalian, pengevaluasian dan juga perbaikan berkelanjutan.
c. Untuk menyediakan suatu informasi yang dipergunakan di dalam suatu perhitungan harga pokok produk, jasa dan tujuan lainnya yang diinginkan oleh manajemen.

  Dari Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dana pengguna lainnya, perlu mempunyai akses menuju informasi akuntansi manajemen dan juga mengetahui bagaimana cara untuk bisa menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen tersebut dapat membantu mereka dalam mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan suatu masalah dan mengevaluasi kinerja yang sudah dilakukan.

2.4 Contoh Sistem Informasi Manajemen
Beberapa contoh kongkrit penerapan sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut:
1. Enterprise Resource Planning (ERP)
Sistem ERP ini biasanya digunakan oleh sejumlah perusahaan besar dalam mengelola manajemen dan melakukan pengawasan yang saling terintegrasi terhadap unit bidang kerja Keuangan, Accounting, Sumber Daya Manusia, PemasaranOperasional, dan Pengelolaan Persediaan.  
2. Supply Chain Management (SCM)
Sistem SCM ini sangaat bermanfaat bagi pihak manajemen dimana data data yang disajikan terintegrasi mengenai manajemen suplai bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer hingga konsumen akhir.
3. Transaction Processing System (TPS)
TPS ini berguna untuk proses data dalam jumlah yang besar dengan transaksi bisnis yang rutin. Program ini biasa diaplikasikan untuk manajemen gaji dan inventaris. Contohnya adalah aplikasi yang digunakan untuk Bantuan Keuangan Desa Pemprov Jawa Timur.
4. Office Automation System (OAS)
Sistem aplikasi ini berguna untuk melancarkan komunikasi antar departemen dalam suatu perusahaan dengan cara mengintegrasikan server-server komputer pada setiap user di perusahaan. Contohnya adalah email.
5. Knowledge Work System (KWS)
Sistem informasi KWS ini mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam organisasi. Dengan ini, diharapkan para tenaga ahli dapat menerapkannya dalam pekerjaan mereka.
6. Informatic Management System (IMS)
IMS berfungsi untuk mendukung spektrum tugas-tugas dalam organisasi, yang juga dapat digunakan untuk membantu menganalisa pembuatan keputusan. Sistem ini juga dapat menyatukan beberapa fungsi informasi dengan program komputerisasi, seperti e-procurement.
7. Decision Support System (DSS)
Sistem ini membantu para manajer dalam mengambil keputusan dengan cara mengamati lingkungan dalam perusahaan. Contohnya, Link Elektronik di sekolah Tunas Bangsa, yang mengamati jumlah pendapatan atau pendaftaran siswa baru setiap tahun.
8. Expert System (ES) dan Artificial Intelligent (A.I.)
Sistem ini pada dasarnya menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisa pemecahan masalah dengan menggunakan pengetahuan tenaga ahli yang telah diprogram ke dalamnya. Contohnya, sistem jadwal mekanik.
9. Group Decision Support System (GDSS) dan Computer-Support
Collaborative Work System(CSCWS)
Serupa dengan DSS, tetapi GDSS mencari solusi lewat pengumpulan pengetahuan dalam satu kelompok, bukan per individu. Biasanya berbentuk kuesioner, konsultasi, dan skenario. Contohnya adalah e-government.
10. Executive Support System (ESS)
Sistem ini membantu manajer dalam berinteraksi dengan lingkungan perusahaan dengan berpegang pada grafik dan pendukung komunikasi lainnya.
2.5 Definisi Perbankan Syariah
       Perbankan syariah  adalah suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan hukum Islam (syariah). Pembentukan sistem ini berdasarkan adanya larangan dalam agama Islam untuk meminjamkan atau memungut pinjaman dengan mengenakan bunga pinjaman (riba), serta larangan untuk berinvestasi pada usaha-usaha berkategori terlarang (haram). Sistem perbankan konvensional tidak dapat menjamin absennya hal-hal tersebut dalam investasinya, misalnya dalam usaha yang berkaitan dengan produksi makanan atau minuman haram, usaha media atau hiburan yang tidak Islami, dan lain-lain. Prinsip hukum Islam melarang unsur-unsur di bawah ini dalam transaksi-transaksi perbankan tersebut:
1.     Perniagaan atas barang-barang yang haram,
2.     Bunga ( riba),
3.     Perjudian dan spekulasi yang disengaja (maisir), serta
4.     Ketidakjelasan dan manipulatif ( gharar)

BAB III
REVIEW JURNAL
3.1 Jurnal Pertama
Evaluasi penerapan Sistem Informasi Akuntansi Dalam Menunjang Evektifitas Pengendalian Internal Pembiayaan Musyarakah Pada PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado

Edisi                     :  Vol. 4 no. 1 (Maret 2016)
Penulis                  : Nova Handayani1 Jullie J. Sondakh
Nama Jurnal         : Emba
ISSN                    : 2303-1174
Halaman               : 9 halaman
Tanggal                : 20 Maret 2018
Latar Belakang  : Perbankan adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang bank, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Dalam perbankan syariah yang menggunakan sistem bagi hasil akan membuat keuangan atau pendanaan bank yang akan didistribusikan lebih merata karena kriteria dari perbankan syariah melihat dari sisi produktifnya suatu usaha dan mementingkan pengusaha kelas kecil dan menengah Objek dalam penelitian ini adalah PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado yang adalah salah satu bagian dari bank Syariah di Indonesia sehingga diperlukan adanya analisis mengenai penerapan sistem informasi akuntansi dalam menunjang efektivitas pengendalian internal khususnya untuk pembiayaan musyarakah.
Tujuan penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi dalam menunjang efektivitas pengendalian internal pembiayaan musyarakah pada PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado dengan menggunakan rekomendasi dari COSO.
Subjek Penelitian : PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado.      
Tinjauan pustaka : Sistem informasi akuntansi merupakan kumpulan sumber daya, seperti manusia dan peralatan, yang dirancang untuk megubah data keuangan dan data lainnya ke dalam informasi.
Metode penelitian : Untuk menganalisis data yang diperoleh dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metode analisis deskriptif yaitu suatu metode pembahasan permasalahan yang sifatnya menguraikan, menggambarkan, membandingkan dan menerangkan suatu keadaan, kemudian dikumpukan sehingga didapatkan informasi yang diperlukan untuk menganlisis masalah yang ada.
Hasil penelitian :
Ø Penerapan sistem informasi akuntansi meliputi bagian yang terkait, dokumen yang digunakan, tahapan proses pembiayaan musyarakah (tahap persiapan pembiayaan, analisa pembiayaan, keputusan pembiayaan, realisasi pembiayaan, dokumentasi dan administrasi, pemantauan pembiayaan, pelunasan pembiayaan), prosedur pembiayaan musyarakah, teknik dokumentasi prosedur pembiayaan musyarakah.
Ø Sistem pengendalian internal pembiayaan musyarakah yakni Lingkungan pengendalian berada dikator pusat, setiap hari bank Muamalat cabang manado harus melapor ke pusat melalui sistem online, selain itu berlaku “reward” dan “Punishment”.
Ø Penilaian resiko melalui 5 C dan 1 S (character, capacity, capital, condition, collateral, dan syariah).
Ø Aktifitas Pengendalian dilakukan dengan membuat kebijakan berdasarkan Al-quran dan Hadist, Bank Indonesia, DSN (Dewan Syariah Nasional) dan OJK (Otoritas jasa Keuangan).
Ø Informasi dan akuntansi menggunakan sistem online yang terpasang disetiap unit kerja. Adapun sistem informasi yang digunakan seperti BI checking, pada saat nasabah mengajukan pembiayaan dan telah memenuhi persyaratan maka account manager akan mengirim ke unit support pembiayaan untuk melakukan BI checking dan apprasial.
Ø Pemantauan dilakukan saat berlangsungnya kegiatan operasional dan dilakukan secara periodik. Selain itu dilengkapi CCTV pada beberapa tempat di area kantor, dalam pembiayaan musyarakah sendiri pemantauan melalui LPNOM (laporan normatif) atau buku harian untuk pengecekan saldo.
Kesimpulan:
Sistem informasi akuntansi pembiayaan musyarakah PT. Bank Muamalat kantor Cabang Manado sudah diterapkan dengan baik dan sesuai dengan ketetapan yang diterapkan oleh bank di mana telah dicapai efektivitas, dalam hal ini sistem informasi akuntansi yang ada menunjang pengendalian internal pada pembiayaan musyarakah serta penerapan mengenai sistem informasi akuntansi pembiayaan musyarakah sesuai dengan teori-teori yang ada bahwa PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado sudah memenuhi karakterisitik sistem informasi akuntansi. Pengendalian internal dalam pembiayaan musyarakah dari kelima unsur yang ada PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado sudah tercapainya efektivitas walaupun masih terdapat kekurangan yakni belum terdapat bagan struktur organisasi di lingkungan kantor dan flowchart yang ada hanya dalam bentuk sederhana.

3.2 Jurnal Kedua

 Analisis Penerapan Sitem Informasi Akuntansi Dalam Mendukung Pengendalian Internal Pemberian Kredit Pada PT. Bank Bukopin Manado
Edisi                     :   Vol.3 No.1 Maret 2015,
Nama penulis       :  Faradila A Salim
Nama Jurnal         : Emba
ISSN                    : 2303-1174
Halaman               : 10 halaman
Latar Belakang  : Sistem pengendalian intern serta sistem informasi akuntansi dibutuhkan untuk kelancaran proses pemberian kredit. Sistem informasi akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan akuntansi. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi, yaitu mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi, memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan, dan melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi. Pada konteks ini penelitian dilakukan pada PT. Bank Bukopin Manado. Berdasarkan hal ini maka akan dibahas lebih mendalam mengenai : Analisis penerapan sistem informasi akuntansi dalam mendukung pengendalian internal pemberian kredit pada PT. Bank Bukopin Cabang Manado.
Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi dalam mendukung pengendalian internal kredit pada PT. Bank Bukopin Cabang Manado.
Subjek Penelitian : PT. Bank Bukopin Cabang Manado.
Tinjauan pustaka :. Sistem informasi akuntansi adalah formulir, catatan, dan laporan koordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan, pengendalian intern adalah suatu perencanaan organisasi dan semua tindakan yang terkait diterapkan oleh suatu entitas untuk menjaga aktiva, mendorong karyawan untuk mengikuti kebijakan perusahaan, meningkatkan efisisensi operasi dan memastikan keandalan pencatatan akuntansi.
Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan data kualitatif berupa data sekunder mengenai sejarah perusahaan, sistem informasi akuntansi dan pengendalian intern pemberian kredit pada PT. Bank Bukopin Cabang Manado. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif untuk menganalisis suatu hasil penelitian untuk membuat kesimpulan, yaitu untuk menganalisis sistem informasi akuntansi dalam pelaksanaan pengendalian internal kredit pada PT. Bank Bukopin Cabang Manado.
Hasil penelitian : PT. Bank Bukopin Cabang Manado telah berusaha menjalankan semua prosedur yang ada dengan baik. Dalam usahanya PT. Bank Bukopin Cabang Manado bisa dikatakan telah mampu, baik dalam tindakan awal untuk mencegah kemacetan dalam pemberian kredit yaitu dengan melaksanakan prosedur awal sebagaimana yang telah dijelaskan dan juga telah mempersiapkan langkah atau prosedur selanjutnya jika terjadi kemacetan dalam pembayaran kredit. Dalam aktivitas kredit pada dasarnya yang sering mengakibatkan kemacetan kredit adalah dari pihak debitor sendiri yang kurang komunikatif dalam mengutarakan ketidakmampuan untuk melunasi kredit dikemudian hari yang mungkin terjadi karena pihak debitor mengalami kerugian dalam usahanya atau dengan faktor lainnya. Mengapa dikatakan debitor yang sering mengakibatkan kemacetan, karena dari proses awal pihak bank telah melakukan peninjauan langsung terhadap jaminan atau agunan yang diajukan debitor, maka dengan menilai layak pihak bank akan melaksanakan pencairan kredit yang bisa diartikan bahwa pihak bank percaya debitor mampu untuk melakukan pembayaran kredit. Karena jika dinilai tidak layak pihak bank tidak akan mungkin untuk mengambil resiko memberikan kredit pada debitor.
Kesimpulan: Kredit pada PT. Bank Bukopin Manado, nasabah harus mengisi formulir permohonan kredit kemudian oleh pihak bank akan dilakukan analisis berupa interview, verifikasi dan appraisal sebelum mengambil keputusan mengenai pemberian kredit. Setelah bank telah mengambil keputusan untuk memberikan kredit kepada nasabah dan jika dalam proses pelunasan kredit tersebut terdapat kendala maka pihak bank melakukan pembinaan (konfirmasi dan sp), rescue (take over, reschedule, dan restructure), likuidasi (eksekusi dan lelang). Likuidasi berupa lelang adalah tahap akhir yang dilakukan oleh pihak bank untuk mengganti rugi kredit yang telah diberikan kepada nasabah.

3.3 Jurnal Ketiga
Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Integritas Karyawan Sebagai Variabel Pemoderasi Pada Perbankan Di Tembilahan

Edisi                     : Vol. 6 no. 4 (Desember 2017)
Penulis                  : RANTI MELASARI
Nama Jurnal         : Akuntansi dan Keuangan
ISSN                    : 2089-6255
Halaman               : 15 halaman
Sumber                 :
file:///C:/Users/acer/Downloads/27-53-1-SM%20(3).pdf
Latar Belakang         : Sistem informasi akuntansi yang handal merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kinerja karyawan karena suatu sistem informasi akuntansi di rancang untuk menghasilkan informasi keuangan yang digunakan oleh para pemakainya dalam proses pengambilan keputusan penting didalam suatu perusahaan atau organisasi, pelaksanaan sistem yang handal harus di dukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas agar sistem tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya. Penelitian ini yaitu pada Perbankan di Tembilahan. Alasan peneliti memilih Perbankan di Tembilahan sebagai tempat penelitian karena Perbankan di Tembilahan merupakan sebuah lembaga dimana sebagai penghimpun, penyalur dan pelayanan jasa dalam bentuk pembayaran dan peredaran uang di masyarakat yang bertujuan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional, dalam rangka meningkatkan pemeratan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.

Tujuan penelitian : Untuk mengetahui dan memperoleh bukti empiris tentang pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kinerja karyawan, mengetahui dan memperoleh bukti empiris tentang pengaruh integritas karyawan dalam memoderasi pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kinerja karyawan  dapat mengetahui dan memperoleh bukti empiris tentang pengaruh sistem informasi akuntansi dan integritas karyawan secara simultan terhadap kinerja karyawan pada Perbankan di Tembilahan.

Subjek Penelitian : Perbankan di Tembilahan.
Tinjauan pustaka :. Sistem informasi akuntansi adalah suatu kumpulan atau seperangkat prosedur-prosedur, manusia, serta aplikasi aplikasi yang saling beruhubungan satu sama lain untuk menghasilkan sebuah informasi keuangan yang berguna bagi pihak manajemen untuk digunakan dalam pengambilan keputusan dengan cepat dan akurat di dalam suatu perusahaan atau organisasi.
Metode penelitian : Untuk mengalisis penelitian yang di dilakukan mengenai pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kinerja karyawan dengan integritas karyawan sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk asosiatif. Pendekatan
kuantitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu yang bertujuan untuk menguji hipotesa yang telah ditetapkan

Hasil penelitian : Sistem Informasi Akuntansi dengan variabel pemoderasi Integritas Karyawan mempunyai koefisien regresi menyatakan bahwa setiap kenaikan variabel Sistem Informasi Akuntansi dengan variabel pemoderasi Integritas Karyawanyaitu dalam satu satuan (dengan asumsi bahwa nilai koefisien variabel lain tetap atau tidak berubah) maka akan meningkatkan Kinerja Karyawan akan tetap sebasar. Sistem informasi akuntansi dapat lebih mudah diterapkan dengan adanya teknologi informasi. Sistem informasi akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung mempengaruhi pemrosesan transaksi keuangan pada perbankan. Karyawan yang berintegritas pada perbankan akan menciptakan budaya yang berintegritas dalam perbankan di Tembilahan, dan budaya yang berintegritas ini selanjutkan akan menciptakan lingkungan Perbankan yang bernilai, sehingga perusahaan dapat lebih fokus pada situasi jangka panjang yang lebih baik dari kayawan, pelanggan, dan investor yang berakibat keunggulan dalam kinerja perbankan. Salah satu ciri seseorang berintegritas adalah melalui konsistensi antara perkataan dan perbuatan. Kinerja adalah sesuatu yang tidak dapat ditawar-tawar, sehingga komitmen serta integritas para pemimpin senior merupakan isuvital. Integritas memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan perbankan di Tembilahan.

Kesimpulan: Sistem informasi akuntansi selalu berhubungan dengan karyawan dalam perbankan di Tembilahan. Dimana informasi yang disediakan oleh SIA harus memperhatikan tingkah laku karyawan penerimanya. SIA juga dioperasikan oleh manusia dalam organisasi. Tingkah laku karyawan yang mengoprasikan SIA tersebut harus diperhatikan bila tidak menginginkan SIA gagal dalam pengembangan dan penggunaannya. Oleh karena itu faktor karyawan sangat mennentukan dalam penerapan Sistem Informasi Akuntansi tersebut dalam perbankan. Dengan adanya Karyawan yang berintegritas akan menciptakan budaya yang berintegritas dalam perbankan, dan budaya ini selanjutkan akan menciptakan lingkungan perbankan yang bernilai, sehingga perbankan dapat lebih fokus pada situasi jangka panjang yang lebih baik dari kayawan, pelanggan, dan investor yang berakibat keunggulan dalam kinerja perbankan.





BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
                 Dari ketiga review jurnal diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Manajemen merupakan  hal yang mutlak yang harus digunakan dalam perbankan syariah, yaitu  untuk membantu petugas didalam melaksanakan operasi bank dari hari ke hari dan menyediakan informasi yang layak untuk pihak nasabah .Terbukti dengan penggunaan Sistem Informasi Manajemen membuat suatu pekerjaan lebih efektif dan efisien, dan hal ini merupakan tuntutan bagi perbankan khusunya perbankan syariah, agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah agar para nasabah merasa puas akan pelayanan bank syariah yang ada.








DAFTAR  PUSTAKA

http://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-fungsi-dan-tujuan-sistem-informasi-manajemen-beserta-contohnya-lengkap/
https://id.wikipedia.org/wiki/Perbankan_syariah



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

pengertian MOBILE BANKING