MAKALAH REVIEW JURNAL PERBANKAN SYARIAH_finika
REVIEW JURNAL TENTANG IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM
DUNIA
PERBANKAN
SYARIAH
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata
Kuliah Sistem Informasi Managemen
Dosen Pengampu : Noor Azizah, M.
Kom.
Disusun
Oleh :
Mudrikah (161420000104)
Aukhiya
Ulumudin (161420000082)
M.
Kava Kasyifa R. (161420000065)
PROGAM STUDI PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM
UNIVERSITAS ISLAM NAHDLATUL ULAMA’
JEPARA
TAHUN 2018
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr Wb
Puji syukur penyusun panjatkan kehadirat
Allah SWT.Karena berkat rahmatNya penyusun bisa menyelesaikan makalah
review jurnal dengan tema “Implementasi
Sistem Informasi Manajemen Dalam Perbankan Syariah”.Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata
kuliah Sistem Managemen Informasi.
Penyusun ucapkan terimakasih
kepada dosen pengampu, ibu Noor Azizah yang telah memberikan pengarahan
berkenaan dengan pembuatan makalah ini,serta
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak
yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaiakan tepat pada
waktunya. Makalah ini masih jauh dari
sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membantu sangat penyusun harapkan demi sempurnanya makalah ini.
Semoga makalah ini memberikan
informasi bagi mahasiswa dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan
peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.
Wassalamualaikum Wr Wb
Jepara,
27 Maret 2018
Penyusun
DAFTAR ISI
Halaman
Judul ..............................................................................................i
Kata
Pengantar ...........................................................................................
ii
Daftar
Isi..................................................,....................................................iii
Bab
I Pendahuluan.......................................................................................
1
1.1 Latar Belakang...............................................................................
1
1.2 Tujuan Makalah ............................................................................
2
Bab
II Landasan Teori ................................................................................
3
2.1
Definisi Sistem Informasi Manajemen..........................................
3
2.2 Manfaat Sistem Informasi Manajemen............................................3
2.3 Tujuan Sistem Informasi Manajemen..............................................5
2.4 Contoh Sistem Informasi Manajemen.............................................5
2.5 Definisi
Perbankan Syariah.............................................................6
Bab III Review
Jurnal .................................................................................7
3.1 Jurnal Pertama.................................................................................
7
3.2 Jurnal
Kedua..................................................................................10
3.3 Jurnal ketiga ..................................................................................13
Bab
IV Penutup.......................................................................................... 17
4.1 Kesimpulan .................................................................................. 17
Daftar
Pustaka ............................................................................................
18
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Semakin majunya teknologi di dunia
transaksi perbankan pun mulai mengunakan teknologi berbasis komputer untuk
mempermudah transaksi dengan nasabah, yang tadinya melayani nasabah dengan
harus bertemu atau nasabah datang ke cabang2 bank yang disediakan oleh bank
yang dia gunakan untuk menabung/infertasi menjadi lebih mudah karena bank mulai
mengunakan teknoligi berbasis komputer dan sekarang sudah bisa mengakses lewat
internet bahkan dengan mobile “HP” dengan SMS sudah banyak diterapkan bank.
Dalam dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan
mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam
proses inovasi produk dan jasa seperti: Adanya transaksi berupa Transfer uang
via mobile maupun via teller, adanya ATM (Auto Teller Machine) pengambilan uang
secara cash secara 24 jam. Penggunaan
Database di bank – bank. Sinkronisasi data – data pada Kantor Cabang dengan
Kantor Pusat Bank. Pada dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi
membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi
sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa. Seperti halnya
pelayanan electronic transaction (e-banking) melalui ATM, phone banking dan
Internet Banking misalnya, merupakan bentuk-bentuk baru dari pelayanan bank
yang mengubah pelayanan transaksi manual menjadi pelayanan transaksi yang
berdasarkan teknologi.
Sistem Informasi Manajemen adalah
serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara
rasional terpadu yang mampu menstransformasi data sehingga menjadi informasi
lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya
dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan. Tujuan dari
sistem informasi itu sendiri adalah untuk menyediakan informasi untuk membantu
pengambilan keputusan manajemen, untuk membantu petugas didalam melaksanakan
operasi perusahaan dari hari ke hari dan menyediakan informasi yang layak untuk
pemakai pihak luar perusahaan. Perbankan merupakan salah satu industri yang
membutuhkan dukungan dan peranan teknologi informasi, mulai dari melakukan
pekerjaan sehari – hari misalnya input data pembukaan rekening tabungan yang
dilakukan oleh customer service, transaksi yang dilakukan oleh nasabah baik
secara elektronik (ATM) maupun internet (internet banking) sampai dengan
melakukan penetrasi
1.3Tujuan Makalah
Dari pemaparan latar
belakang masalah diatas, maka tujuan
dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui dan memahami sistem informasi manajemen yang digunakan
oleh perbankan Syariah Indonesia, Serta memenuhi tugas mata kuliah Sistem
Informasi Manajemen.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1
Definisi Sisitem Informasi Manajemen
Sistem merupakan
sekumpulan hal atau kegiatan atau elemen atau subsistem yang saling bekerja
sama atau yang dihubungkan dengan cara-cara tertentu sehingga membentuk satu
kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan.Informasi
merupakan hasil dari pengelolaan data sehingga menjadi bentuk yang penting bagi
penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan
yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu juga atau secara tidak langsung
pada saat mendatang.Manajemen merupakan proses memanfaatkan berbagai sumber
daya yang telah tersedia untuk mencapai tujuan. Jadi dari pembahasan di atas
maka sistem informasi managemen merupakan sekumpulan subsistem yang saling
berhubungan, berkumpul bersama-sama dan membentuk satu kesatuan, saling
berinteraksi dan bekerja sama antara bagian satu dengan bagian yang lainnya
dengan cara-cara tertentu untuk melakukan fungsi pengelolahan data, menerima
masukan (input) berupa data-data, kemudian mengolahnya (processing), dan
menghasilkan keluaran (output) berupa informasi sebagai dasar bagi pengambilan
keputusan yang berguna dan mempunyai nilai nyata yang dapat dirasakan akibatnya
baik pada saat itu maupun di masa mendatang, mendukung kegiatan operasional,
menejerial, dan strategis organisasi, dengan memanfaatkan berbagai sunber daya
yang ada dan tersedia bagi fungsi tersebut guna mencapai tujuan.
Manfaat dari sistem informasi manajemen agar informasi yang dihasilkan
oleh sistem informasi dapat berguna bagi manajemen, maka analisa sistem harus
mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi yang dibutuhkannya, yaitu dengan
mengetahui kegiatan-kegiatan untuk masing-masing tingkat (level) manajemen dan
tipe keputusan yang diambilnya. Berdasarkan pada pengertian-pengertian di atas,
maka terlihat bahwa tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen adalah agar
organisasi memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan
manajemen, baik yang meyangkut keputusan-keputusan rutin maupun
keputusan-keputusan yang strategis.
Beberapa kegunaanatau manfaat dari sistem informasi
sebagai berikut:
1)
Meningkatkan aksesibilitas data
yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa
mengharuskan adanya perantara sistem informasi.
2)
Menjamin tersedianya kualitas dan
keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3)
Mengembangkan proses perencanaan
yang efektif.
4)
Mengidentifikasi
kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan
pendukung sistem informasi.
5)
Menetapkan investasi yang akan
diarahkan pada sistem informasi.
6)
Mengantisipasi dan memahami
konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
7) Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan sistem
yaitu:
a. Organisasi menggunakan sistem
informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan
pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.
b. Dalam perbankan menggunakan sistem informasi
untuk
mengolah
cek- cek nasabah dan membuat berbagai laporan
rekening
koran dan transaksi yang terjadi.
2.3 Tujuan Sistem Informasi Manajemen
a. Untuk menyediakan suatu
informasi dalam pengambilan suatu keputusan.
b. Untuk menyediakan suatu
informasi yang digunakan didalam suatu perencanaan, pengendalian, pengevaluasian
dan juga perbaikan berkelanjutan.
c. Untuk menyediakan suatu
informasi yang dipergunakan di dalam suatu perhitungan harga pokok produk, jasa
dan tujuan lainnya yang diinginkan oleh manajemen.
Dari Ketiga tujuan
tersebut menunjukkan bahwa manajer dana pengguna lainnya, perlu mempunyai akses
menuju informasi akuntansi manajemen dan juga mengetahui bagaimana cara untuk
bisa menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen tersebut dapat membantu
mereka dalam mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan suatu masalah dan
mengevaluasi kinerja yang sudah dilakukan.
2.4 Contoh
Sistem Informasi Manajemen
Beberapa contoh kongkrit penerapan sistem
informasi manajemen adalah sebagai berikut:
1. Enterprise Resource Planning (ERP)
Sistem ERP ini biasanya digunakan oleh
sejumlah perusahaan besar dalam mengelola manajemen dan melakukan pengawasan
yang saling terintegrasi terhadap unit bidang kerja Keuangan, Accounting,
Sumber Daya Manusia, Pemasaran, Operasional,
dan Pengelolaan Persediaan.
2. Supply Chain Management (SCM)
Sistem SCM ini sangaat bermanfaat bagi
pihak manajemen dimana data data yang disajikan terintegrasi mengenai manajemen
suplai bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer hingga konsumen
akhir.
3. Transaction Processing System (TPS)
TPS ini berguna untuk proses data dalam
jumlah yang besar dengan transaksi bisnis yang rutin. Program ini biasa
diaplikasikan untuk manajemen gaji dan inventaris. Contohnya adalah aplikasi
yang digunakan untuk Bantuan Keuangan Desa Pemprov Jawa Timur.
4. Office Automation System (OAS)
Sistem aplikasi ini berguna untuk
melancarkan komunikasi antar departemen dalam suatu perusahaan dengan cara
mengintegrasikan server-server komputer pada setiap user di perusahaan.
Contohnya adalah email.
5. Knowledge Work System (KWS)
Sistem informasi KWS ini mengintegrasikan
satu pengetahuan baru ke dalam organisasi. Dengan ini, diharapkan para tenaga
ahli dapat menerapkannya dalam pekerjaan mereka.
6. Informatic Management System (IMS)
IMS berfungsi untuk mendukung spektrum
tugas-tugas dalam organisasi, yang juga dapat digunakan untuk membantu
menganalisa pembuatan keputusan. Sistem ini juga dapat menyatukan beberapa
fungsi informasi dengan program komputerisasi, seperti e-procurement.
7. Decision Support System (DSS)
Sistem ini membantu para manajer dalam
mengambil keputusan dengan cara mengamati lingkungan dalam perusahaan.
Contohnya, Link Elektronik di sekolah Tunas Bangsa, yang mengamati jumlah
pendapatan atau pendaftaran siswa baru setiap tahun.
8. Expert System (ES) dan Artificial
Intelligent (A.I.)
Sistem ini pada dasarnya menggunakan
kecerdasan buatan untuk menganalisa pemecahan masalah dengan menggunakan
pengetahuan tenaga ahli yang telah diprogram ke dalamnya. Contohnya, sistem
jadwal mekanik.
9. Group Decision Support System (GDSS) dan
Computer-Support
Collaborative Work System(CSCWS)
Serupa dengan DSS, tetapi GDSS mencari
solusi lewat pengumpulan pengetahuan dalam satu kelompok, bukan per individu.
Biasanya berbentuk kuesioner, konsultasi, dan skenario. Contohnya adalah
e-government.
10. Executive Support System (ESS)
Sistem ini membantu manajer dalam
berinteraksi dengan lingkungan perusahaan dengan berpegang pada grafik dan
pendukung komunikasi lainnya.
2.5 Definisi Perbankan Syariah
Perbankan syariah adalah suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan hukum Islam (syariah).
Pembentukan sistem ini berdasarkan adanya larangan dalam agama Islam untuk
meminjamkan atau memungut pinjaman dengan
mengenakan bunga pinjaman (riba),
serta larangan untuk berinvestasi pada
usaha-usaha berkategori terlarang (haram). Sistem perbankan konvensional tidak
dapat menjamin absennya hal-hal tersebut dalam investasinya, misalnya dalam
usaha yang berkaitan dengan produksi makanan atau minuman haram, usaha media
atau hiburan yang tidak Islami, dan lain-lain. Prinsip hukum Islam melarang
unsur-unsur di bawah ini dalam transaksi-transaksi perbankan tersebut:
1. Perniagaan atas
barang-barang yang haram,
4. Ketidakjelasan dan manipulatif ( gharar)
BAB III
REVIEW JURNAL
3.1
Jurnal Pertama
Evaluasi penerapan Sistem Informasi
Akuntansi Dalam Menunjang Evektifitas Pengendalian Internal Pembiayaan
Musyarakah Pada PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado
Edisi : Vol. 4 no. 1 (Maret 2016)
Penulis : Nova Handayani1 Jullie J. Sondakh
Nama
Jurnal : Emba
ISSN : 2303-1174
Halaman : 9 halaman
Tanggal : 20 Maret 2018
Latar
Belakang :
Perbankan adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang bank, mencakup
kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan
usahanya. Dalam perbankan syariah yang menggunakan sistem bagi hasil akan
membuat keuangan atau pendanaan bank yang akan didistribusikan lebih merata
karena kriteria dari perbankan syariah melihat dari sisi produktifnya suatu
usaha dan mementingkan pengusaha kelas kecil dan menengah Objek dalam
penelitian ini adalah PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado yang adalah salah
satu bagian dari bank Syariah di Indonesia sehingga diperlukan adanya analisis
mengenai penerapan sistem informasi akuntansi dalam menunjang efektivitas
pengendalian internal khususnya untuk pembiayaan musyarakah.
Tujuan
penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi dalam menunjang efektivitas
pengendalian internal pembiayaan musyarakah pada PT. Bank Muamalat Kantor
Cabang Manado dengan menggunakan rekomendasi dari COSO.
Subjek
Penelitian : PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado.
Tinjauan
pustaka : Sistem
informasi akuntansi merupakan kumpulan sumber daya, seperti manusia dan
peralatan, yang dirancang untuk megubah data keuangan dan data lainnya ke dalam
informasi.
Metode penelitian : Untuk
menganalisis data yang diperoleh dalam penulisan skripsi ini, penulis
menggunakan metode analisis deskriptif yaitu suatu metode pembahasan
permasalahan yang sifatnya menguraikan, menggambarkan, membandingkan dan
menerangkan suatu keadaan, kemudian dikumpukan sehingga didapatkan informasi yang
diperlukan untuk menganlisis masalah yang ada.
Hasil penelitian :
Ø Penerapan
sistem informasi akuntansi meliputi bagian yang terkait, dokumen yang
digunakan, tahapan proses pembiayaan musyarakah (tahap persiapan pembiayaan,
analisa pembiayaan, keputusan pembiayaan, realisasi pembiayaan, dokumentasi dan
administrasi, pemantauan pembiayaan, pelunasan pembiayaan), prosedur pembiayaan
musyarakah, teknik dokumentasi prosedur pembiayaan musyarakah.
Ø Sistem
pengendalian internal pembiayaan musyarakah yakni Lingkungan pengendalian
berada dikator pusat, setiap hari bank Muamalat cabang manado harus melapor ke
pusat melalui sistem online, selain itu berlaku “reward” dan “Punishment”.
Ø Penilaian
resiko melalui 5 C dan 1 S (character, capacity, capital, condition,
collateral, dan syariah).
Ø Aktifitas
Pengendalian dilakukan dengan membuat kebijakan berdasarkan Al-quran dan
Hadist, Bank Indonesia, DSN (Dewan Syariah Nasional) dan OJK (Otoritas jasa
Keuangan).
Ø Informasi
dan akuntansi menggunakan sistem online yang terpasang disetiap unit kerja.
Adapun sistem informasi yang digunakan seperti BI checking, pada saat nasabah
mengajukan pembiayaan dan telah memenuhi persyaratan maka account manager
akan mengirim ke unit support pembiayaan untuk melakukan BI checking dan
apprasial.
Ø Pemantauan
dilakukan saat berlangsungnya kegiatan operasional dan dilakukan secara
periodik. Selain itu dilengkapi CCTV pada beberapa tempat di area kantor, dalam
pembiayaan musyarakah sendiri pemantauan melalui LPNOM (laporan normatif) atau
buku harian untuk pengecekan saldo.
Kesimpulan:
Sistem informasi akuntansi pembiayaan musyarakah PT. Bank
Muamalat kantor Cabang Manado sudah diterapkan dengan baik dan sesuai dengan ketetapan
yang diterapkan oleh bank di mana telah dicapai efektivitas, dalam hal ini
sistem informasi akuntansi yang ada menunjang pengendalian internal pada
pembiayaan musyarakah serta penerapan mengenai sistem informasi akuntansi
pembiayaan musyarakah sesuai dengan teori-teori yang ada bahwa PT. Bank
Muamalat Kantor Cabang Manado sudah memenuhi karakterisitik sistem informasi
akuntansi. Pengendalian internal dalam pembiayaan musyarakah dari kelima unsur
yang ada PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado sudah tercapainya efektivitas
walaupun masih terdapat kekurangan yakni belum terdapat bagan struktur
organisasi di lingkungan kantor dan flowchart yang ada hanya dalam
bentuk sederhana.
3.2
Jurnal Kedua
Analisis
Penerapan Sitem Informasi Akuntansi Dalam Mendukung Pengendalian Internal
Pemberian Kredit Pada PT. Bank
Bukopin Manado
Edisi : Vol.3
No.1 Maret 2015,
Nama penulis :
Faradila A Salim
Nama Jurnal : Emba
ISSN : 2303-1174
Halaman : 10 halaman
Latar Belakang : Sistem pengendalian
intern serta sistem informasi akuntansi dibutuhkan untuk kelancaran proses
pemberian kredit. Sistem informasi akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem
informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan akuntansi. Fungsi
penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi, yaitu mengumpulkan dan
menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi, memproses data menjadi informasi
yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan, dan melakukan kontrol
secara tepat terhadap aset organisasi. Pada konteks ini penelitian dilakukan
pada PT. Bank Bukopin Manado. Berdasarkan hal ini maka akan dibahas lebih
mendalam mengenai : Analisis penerapan sistem informasi akuntansi dalam
mendukung pengendalian internal pemberian kredit pada PT. Bank Bukopin Cabang
Manado.
Tujuan
penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui dan menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi dalam
mendukung pengendalian internal kredit pada PT. Bank Bukopin Cabang Manado.
Subjek
Penelitian : PT. Bank Bukopin Cabang Manado.
Tinjauan
pustaka :.
Sistem informasi akuntansi adalah formulir, catatan, dan laporan koordinasi
sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh
manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan, pengendalian intern adalah
suatu perencanaan organisasi dan semua tindakan yang terkait diterapkan oleh
suatu entitas untuk menjaga aktiva, mendorong karyawan untuk mengikuti
kebijakan perusahaan, meningkatkan efisisensi operasi dan memastikan keandalan
pencatatan akuntansi.
Metode penelitian : Penelitian
ini menggunakan data kualitatif berupa data sekunder mengenai sejarah
perusahaan, sistem informasi akuntansi dan pengendalian intern pemberian kredit
pada PT. Bank Bukopin Cabang Manado. Metode yang digunakan adalah metode
deskriptif untuk menganalisis suatu hasil penelitian untuk membuat kesimpulan,
yaitu untuk menganalisis sistem informasi akuntansi dalam pelaksanaan
pengendalian internal kredit pada PT. Bank Bukopin Cabang Manado.
Hasil penelitian : PT.
Bank Bukopin Cabang Manado telah berusaha menjalankan semua prosedur yang ada
dengan baik. Dalam usahanya PT. Bank Bukopin Cabang Manado bisa dikatakan telah
mampu, baik dalam tindakan awal untuk mencegah kemacetan dalam pemberian kredit
yaitu dengan melaksanakan prosedur awal sebagaimana yang telah dijelaskan dan
juga telah mempersiapkan langkah atau prosedur selanjutnya jika terjadi
kemacetan dalam pembayaran kredit. Dalam aktivitas kredit pada dasarnya yang
sering mengakibatkan kemacetan kredit adalah dari pihak debitor sendiri yang
kurang komunikatif dalam mengutarakan ketidakmampuan untuk melunasi kredit
dikemudian hari yang mungkin terjadi karena pihak debitor mengalami kerugian
dalam usahanya atau dengan faktor lainnya. Mengapa dikatakan debitor yang
sering mengakibatkan kemacetan, karena dari proses awal pihak bank telah
melakukan peninjauan langsung terhadap jaminan atau agunan yang diajukan
debitor, maka dengan menilai layak pihak bank akan melaksanakan pencairan
kredit yang bisa diartikan bahwa pihak bank percaya debitor mampu untuk
melakukan pembayaran kredit. Karena jika dinilai tidak layak pihak bank tidak
akan mungkin untuk mengambil resiko memberikan kredit pada debitor.
Kesimpulan:
Kredit pada PT. Bank Bukopin Manado, nasabah harus mengisi formulir
permohonan kredit kemudian oleh pihak bank akan dilakukan analisis berupa
interview, verifikasi dan appraisal sebelum mengambil keputusan mengenai pemberian
kredit. Setelah bank telah mengambil keputusan untuk memberikan kredit kepada
nasabah dan jika dalam proses pelunasan kredit tersebut terdapat kendala maka
pihak bank melakukan pembinaan (konfirmasi dan sp), rescue (take over,
reschedule, dan restructure), likuidasi (eksekusi dan lelang).
Likuidasi berupa lelang adalah tahap akhir yang dilakukan oleh pihak bank untuk
mengganti rugi kredit yang telah diberikan kepada nasabah.
3.3
Jurnal Ketiga
Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan
Integritas Karyawan Sebagai Variabel Pemoderasi Pada Perbankan Di Tembilahan
Edisi : Vol. 6 no. 4 (Desember
2017)
Penulis : RANTI MELASARI
Nama Jurnal : Akuntansi dan Keuangan
ISSN :
2089-6255
Halaman :
15 halaman
Sumber :
file:///C:/Users/acer/Downloads/27-53-1-SM%20(3).pdf
Latar Belakang : Sistem informasi akuntansi yang handal merupakan salah
satu cara untuk meningkatkan kinerja karyawan karena suatu sistem informasi
akuntansi di rancang untuk menghasilkan informasi keuangan yang digunakan oleh
para pemakainya dalam proses pengambilan keputusan penting didalam suatu
perusahaan atau organisasi, pelaksanaan sistem yang handal harus di dukung oleh
sumber daya manusia yang berkualitas agar sistem tersebut dapat berjalan
sebagaimana mestinya. Penelitian ini yaitu pada Perbankan di Tembilahan. Alasan
peneliti memilih Perbankan di Tembilahan sebagai tempat penelitian karena
Perbankan di Tembilahan merupakan sebuah lembaga dimana sebagai penghimpun,
penyalur dan pelayanan jasa dalam bentuk pembayaran dan peredaran uang di
masyarakat yang bertujuan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional, dalam
rangka meningkatkan pemeratan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke
arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.
Tujuan penelitian :
Untuk mengetahui dan memperoleh bukti empiris tentang
pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kinerja karyawan,
mengetahui dan memperoleh bukti empiris tentang
pengaruh integritas karyawan dalam memoderasi pengaruh sistem informasi akuntansi
terhadap kinerja karyawan dapat
mengetahui dan memperoleh bukti empiris tentang pengaruh sistem informasi
akuntansi dan integritas
karyawan secara simultan terhadap kinerja karyawan pada Perbankan di
Tembilahan.
Subjek Penelitian : Perbankan di Tembilahan.
Tinjauan pustaka
:. Sistem informasi akuntansi adalah suatu kumpulan atau seperangkat
prosedur-prosedur, manusia, serta aplikasi aplikasi yang saling beruhubungan
satu sama lain untuk menghasilkan sebuah informasi keuangan yang berguna bagi
pihak manajemen untuk digunakan dalam pengambilan keputusan dengan cepat dan
akurat di dalam suatu perusahaan atau organisasi.
Metode penelitian : Untuk mengalisis penelitian yang di dilakukan mengenai
pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kinerja karyawan dengan integritas
karyawan sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif yang berbentuk asosiatif. Pendekatan
kuantitatif adalah metode penelitian yang digunakan
untuk meneliti populasi atau sampel tertentu yang bertujuan untuk menguji hipotesa
yang telah ditetapkan
Hasil penelitian : Sistem Informasi Akuntansi dengan variabel pemoderasi
Integritas Karyawan mempunyai koefisien regresi menyatakan bahwa setiap
kenaikan variabel Sistem Informasi Akuntansi dengan variabel pemoderasi Integritas
Karyawanyaitu dalam satu satuan (dengan asumsi bahwa nilai koefisien variabel
lain tetap atau tidak berubah) maka akan meningkatkan Kinerja Karyawan akan
tetap sebasar. Sistem informasi akuntansi dapat lebih mudah diterapkan dengan
adanya teknologi informasi. Sistem informasi akuntansi memproses berbagai
transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung mempengaruhi
pemrosesan transaksi keuangan pada perbankan. Karyawan yang berintegritas pada
perbankan akan menciptakan budaya yang berintegritas dalam perbankan di
Tembilahan, dan budaya yang berintegritas ini selanjutkan akan menciptakan
lingkungan Perbankan yang bernilai, sehingga perusahaan dapat lebih fokus pada
situasi jangka panjang yang lebih baik dari kayawan, pelanggan, dan investor
yang berakibat keunggulan dalam kinerja perbankan. Salah satu ciri seseorang
berintegritas adalah melalui konsistensi antara perkataan dan perbuatan.
Kinerja adalah sesuatu yang tidak dapat ditawar-tawar, sehingga komitmen serta
integritas para pemimpin senior merupakan isuvital. Integritas memiliki
pengaruh terhadap kinerja karyawan perbankan di Tembilahan.
Kesimpulan:
Sistem informasi akuntansi selalu berhubungan dengan
karyawan dalam perbankan di Tembilahan. Dimana informasi yang disediakan oleh
SIA harus memperhatikan tingkah laku karyawan penerimanya. SIA juga
dioperasikan oleh manusia dalam organisasi. Tingkah laku karyawan yang
mengoprasikan SIA tersebut harus diperhatikan bila tidak menginginkan SIA gagal
dalam pengembangan dan penggunaannya. Oleh karena itu faktor karyawan sangat
mennentukan dalam penerapan Sistem Informasi Akuntansi tersebut dalam
perbankan. Dengan adanya Karyawan yang berintegritas akan menciptakan budaya
yang berintegritas dalam perbankan, dan budaya ini selanjutkan akan menciptakan
lingkungan perbankan yang bernilai, sehingga perbankan dapat lebih fokus pada
situasi jangka panjang yang lebih baik dari kayawan, pelanggan, dan investor
yang berakibat keunggulan dalam kinerja perbankan.
BAB IV
PENUTUP
4.1
Kesimpulan
Dari
ketiga review jurnal diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Manajemen
merupakan hal yang mutlak yang harus
digunakan dalam perbankan syariah, yaitu untuk membantu petugas didalam
melaksanakan operasi bank dari hari ke hari dan menyediakan informasi yang
layak untuk pihak nasabah .Terbukti dengan penggunaan Sistem
Informasi Manajemen membuat suatu pekerjaan lebih efektif dan efisien, dan hal
ini merupakan tuntutan bagi perbankan khusunya perbankan syariah, agar dapat
memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah agar para nasabah merasa puas akan
pelayanan bank syariah yang ada.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-fungsi-dan-tujuan-sistem-informasi-manajemen-beserta-contohnya-lengkap/
https://id.wikipedia.org/wiki/Perbankan_syariah
yuhuu...bermanfaat sekali
BalasHapuslampu service hp 5 in1